Helm motor tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, dari “S” sampai dengan “XXL”, untuk menyesuaikan berbagai bentuk dan ukuran kepala manusia. Beberapa perusahaan helm bahkan memiliki desain berbeda untuk pangsa pasar di Amerika dan Asia berdasar bentuk dan ukuran kepala yang berlainan tadi.

Ketika Anda mencoba helm motor, keseluruhan interior yang ada di bagian dalam helm harus menyentuh kepala. Gerakkan helm yang telah terpasang di kepala ke belakang dan depan, helm seharusnya akan mengikuti arah gerak kepala Anda tanpa bergoyang. Jika helm dapat dilepas begitu saja dari kepala tanpa kesulitan apapun, maka helm tersebut terlalu besar. Dan jika hidung atau dagu Anda menyentuh bagian pelindung wajah, maka helm tersebut terlalu kecil. Kuncinya adalah menemukan helm yang benar-benar pas di kepala tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman.

Cobalah beberapa bentuk dan ukuran helm dan pakailah untuk beberapa saat, sekitar 30 detik. Jika Anda merasakan adanya tekanan yang terlampau kuat atau tidak nyaman, tinggalkan saja helm tersebut kemudian cari lainnya.

Harga

Harga sebuah helm motor cukup bervariasi, tapi harga yang lebih mahal bukan jaminan helm akan lebih baik dan aman. Seorang rider yang paham seharusnya mampu mendapatkan helm full-face yang telah standarisasi DOT dan nyaman dengan harga yang tidak terlalu mahal. Sementara rider dengan cita rasa tinggi dan berdompet tebal tentu akan memilih helm dengan kualitas terbaik, yang terbuat dari serat karbon dan berteknologi canggih serta memiliki fitur-fitur ekstra.

Kapan saat mengganti helm

Jika Anda telah memiliki sebuah helm full-face, ingat bahwa helm tersebut dirancang untuk membendung kerusakan parah yang terjadi satu kali saja, setelah itu helm tidak dapat digunakan kembali. Jika Anda pernah sekali mengalami kecelakaan yang berakibat fatal pada helm, maka sangat dianjurkan helm harus segera diganti sebab kualitas daya serap busa berkurang. Busa adalah hal terpenting pada helm motor dan akan kurang menyerap dampak pada kecelakaan berikutnya, yang akan menyebabkan trauma lebih pada kepala Anda apabila helm tidak diganti. Umur ekonomis dari sebuah helm adalah antara empat sampai lima tahun.

Helm diciptakan untuk melindungi. Bentuknya sederhana dan tidak terlalu besar, tapi sangat berfungsi untuk melindungi hal terpenting yang ada pada diri Anda, yaitu otak.

Jadi, gunakanlah helm motor disaat Anda hendak bersenang-senang dengan motor Anda.

Helm motor jenis ini, helm off-road, didesain dan diperuntukan bagi para penggemar olah raga ekstrim dirt bike off-road. Kebanyakan helm off-road didesain full-face, meskipun ada beberapa model open-face yang ditawarkan di pasar. Yang membedakan helm off-road dengan helm motor lainnya adalah bentuk visor dan pelindung dagu yang memanjang pada helm jenis ini. Sementara untuk komponen-komponen konstruksi dan bahan dasarnya sama dengan helm yang dipakai di jalan.

Hal-hal utama yang perlu Anda perhatikan jika memakai helm off-road adalah:

Anti gores. Helm off-road lebih tahan dan cocok untuk menghadapi kerusakan minor yang terjadi pada helm motor akibat cabang pohon atau sepakan kerikil.

Sistem ventilasi. Kegiatan off-road seringkali menuntut sebuah helm off-road yang telah memiliki sistem ventilasi yang bagus guna faktor kenyamanan dari pengendara.

Liner yang dapat dilepas dan dicuci. Kegiatan off-road sering mengerahkan tenaga yang besar sehingga keringat yang bercucuran adalah hal yang sulit untuk dihindari. Bantalan pipi dan liner yang dapat dilepas dan dicuci adalah hal yang menguntungkan, pastinya.

Let’s just back to the paved surfaces, right!

Seperti namanya, helm motor open-face kurang akan perlindungan menyeluruh terhadap kepala Anda, terutama pada bagian wajah. Bayangkan apa yang akan terjadi pada wajah Anda jika Anda terlempar dari motor dan wajah Anda adalah yang pertama kali menyentuh permukaan jalan. Pada helm motor jenis ini memiliki tiga desain dasar, yaitu:

  1. Helm thee-quarter (tiga per empat)
  2. Helm flip up
  3. Half helm (helm setengah)

Helm Open-face 3/4

Helm jenis ini dirancang khusus oleh pabrikan bagi rider yang ingin merasakan hembusan angin menerpa wajah mereka pada saat berkendara. Meskipun tidak melindungi wajah secara maksimal, tetap saja pembuatan helm mengacu pada unsur keselamatan dan proteksi yang signifikan. Helm open-face 3/4 dibuat dengan menggunakan komponen-komponen konstruksi dan bahan dasar yang sama dengan “saudara kandungnya”, yaitu helm full-face. Pada beberapa jenis helm open-face 3/4 juga sering ditemui  telah menggunakan visor untuk memberikan perlindungan pada mata.

Helm Flip-up

Helm flip-up, juga disebut helm modular, adalah sebuah helm yang merupakan hasil desain hybrid atau perpaduan yang menawarkan hal-hal terbaik yang ada pada kedua jenis helm motor, yaitu helm full-face dan open-face. Seorang rider dapat dengan bebas memilih apakah ingin menggunakan pelindung wajah atau tidak dengan hanya menarik pelindung wajah ke arah atas atau bawah dengan mudah kapanpun dia inginkan. Helm flip-up cocok sekali apabila Anda berhenti untuk beberapa saat untuk sekedar minum atau makan snack sebentar, atau mengambil gambar dari kamera Anda tanpa harus melepas helm. Desain helm modular flip-up makin populer dan digemari, terutama di kalangan rider yang sering melakukan touring.

Helm open-face 1/2

Helm open-face 1/2 adalah helm motor yang paling minim dari segi keselamatan dibandingkan dengan helm-helm lainnya. Helm motor jenis ini populer dan seringkali dijumpai di pasar cruiser , helm motor 1/2 melindungi bagian atas dari kepala Anda sementara meninggalkan bagian wajah dan bagian belakang dari kepala Anda terbuka. Harus ekstra hati-hati dalam hal memilih jika Anda ingin membeli helm motor jenis ini, yang terpenting adalah helm motor telah standarisasi DOT dan bukan merupakan helm dengan desain baru yang belum teruji ketangguhannya.

Hal-hal utama yang perlu Anda ingat jika memakai helm open-face adalah:

Gunakan tali helm. Pemakaian tali helm yang baik dan benar pada jenis helm motor apa saja adalah satu hal yang penting, akan tetapi jika Anda memilih desain helm open-face maka pemakaian tali helm adalah hal yang terpenting.

Pelindung mata. Dengan berkurangnya perlindungan pada bagian wajah, otomatis mata Anda juga tidak akan mendapat perlindungan yang baik dari helm jenis ini. Karena itu disarankan untuk melengkapi helm motor Anda dengan kacamata google atau pelindung wajah aftermarket sebagai proteksi pada bagian wajah.

Mekanisme Flip-up. Beberapa desain helm open-face memudahkan Anda untuk membuka pelindung wajah sementara yang lainnya tidak. Anda menginginkan cara yang termudah tentunya, namun tetap saja perlu memastikan bahwa pelindung wajah tersebut tetap pada tempatnya apabila terjadi kecelakaan.

Standarisasi DOT. Yang tidak kalah pentingnya adalah untuk selalu memastikan bahwa helm motor Anda telah standarisasi DOT.

Berkendaralah dengan aman dan sesuaikan batas kecepatan motor Anda.

Saat Anda memilih perlengkapan untuk berkendara, tidak ada perlengkapan yang lebih penting daripada sebuah helm motor yang baik. Melindungi kepala Anda adalah hal utama, tetapi dengan banyaknya jenis dan merk helm yang beredar di pasar, memilih sebuah helm motor saja bisa jadi sama sulitnya dengan memilih motor. Ada beberapa hal pada tulisan ini yang mungkin bisa membantu Anda memilih helm motor yang Anda inginkan dan butuhkan.

Desain & Material Helm

Helm yang kita kenal sekarang pertama kali diperkenalkan dan digunakan di dunia motorsport, dan terbuat dari bahan kulit asli. Serupa dengan helm yang digunakan oleh penerbang saat itu. Terobosan baru dalam desain helm motor terjadi setelah akhir Perang Dunia 2, saat perusahaan manufaktur mulai memanfaatkan busa (foam) sebagai bahan penyerap energi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kecelakaan. Bentuk dasar dan fitur pada helm motor modern tidak berubah setelah akhir Perang Dunia 2. Empat komponen konstruksi dasar dari helm motor adalah:

  1. Hard outer shell
  2. Interior foam lining
  3. Comfort lining
  4. Chin strap

Outer shell

Bagian terluar dari helm motor didesain dengan menggunakan material yang sangat kuat dan keras untuk melindungi kepala dari abrasi dan masuknya benda asing dari luar. Material yang sering digunakan adalah plastik ringan atau fiberglass. Beberapa helm motor justru memakai material kelas atas seperti kevlar atau serat karbon, yang lebih ringan.

Interior foam lining

Lapisan busa pada interior helm motor adalah hal paling penting dari segi keamanan sebuah helm. Kebanyakan helm motor menggunakan lapisan tebal busa polystyrene (Expanded Polystyrene/EPS). Busa EPS sangat keras namun cukup ringan. Saat terjadi kecelakaan motor, busa EPS akan menyerap dan menceraiberaikan energi yang menuju ke tulang tengkorak dan otak yang ditimbulkan oleh kecelakaan.

Comfort lining

Setelah kedua lapisan yang telah disebutkan di atas, berikutnya adalah pelindung pipi yang ada di bagian dalam helm motor. Pelindung pipi ini menyebabkan seolah-olah helm menggigit wajah anda, oleh karena itu carilah ukuran helm yang sesuai dan nyaman dipakai. Beberapa pelindung pipi dapat juga dicuci.

Chin strap

Satu hal yang menjaga helm motor tetap terpasang dengan aman pada kepala Anda adalah tali helm. Tali helm adalah bagian yang cukup sederhana dari sebuah helm motor namun juga vital, yang mana tali helm memastikan pelindung kepala Anda berada di tempat sebagaimana mestinya dan tidak terlepas saat terjadi kecelakaan. Oleh karena itu jangan lupa untuk selalu “Strap Your Chin Strap Before Ride, Bro”.

Standarisasi Helm

Dengan semua detail teknis yang ada, bagaimana seorang konsumen mengetahui dan memilih helm motor yang terbaik?  Nah, ada beberapa prosedur industri yang harus dipenuhi oleh helm motor. DOT (Department of Transportation) dan Snell adalah dua hal tentang standarisasi helm motor di Amerika Serikat.

Dikembangkan di bawah aturan dan petunjuk dari ANSI (American National Standards Institute) pada era tahun 70-an, semua helm motor yang dijual di Amerika Serikat harus lolos uji dari DOT.

Standard Snell lebih “keras” dan mengharuskan sebuah helm motor untuk menjalani tes yang lebih intensif. Kisah Snell mempunyai awal yang tragis, organisasi non-profit ini didirikan setelah kematian seorang penggemar motorsport pada tahun 1956 akibat kecelakaan mobil balap, Pete Snell. Teman Snell, seorang dokter bernama George Snively, mengerjakan sebuah studi helm secara ilmiah dengan menggunakan dana memorial atas nama Pete Snell. Yayasan Snell masih berdiri sampai sekarang dan banyak helm, biasanya dengan desain balap full-face, disertai dengan cap persetujuan Snell.

Negara lain memiliki sendiri sistem standarisasi pada helm. Misalnya adalah BSI (British Standards Institution),  yang sudah jelas adalah standard helm untuk Inggris.

Ada perdebatan soal apakah standarisasi DOT atau Snell yang lebih baik untuk diaplikasikan. Beberapa kritikus berpendapat bahwa standarisasi Snell tidak cocok untuk mayoritas kecelakaan-kecelakaan yang dapat diselamatkan. Seorang rider seharusnya mencari tahu dan menarik kesimpulannya sendiri, namun helm-helm motor di Amerika Serikat harus tunduk pada DOT.

Helm Full-Face

Helm motor full-face memberikan perlindungan yang optimal bagi seorang rider. Helm jenis ini, selain memberikan proteksi penuh pada bagian depan dan belakang kepala pengendara, juga dapat melindungi mata Anda. Digunakan di road-racing, banyak desain helm motor full-face yang meniru helm para pembalap profesional di ajang MotoGP. Karena helm full-face digunakan untuk aplikasi balap, banyak helm jenis ini yang harus melewati standarisasi Snell.

Fitur-fitur helm full-face meliputi:

Visor atau pelindung wajah yang dapat dilepas. Beberapa sistem pelepasan pelindung wajah dapat lebih mudah dilakukan daripada yang lain. Mintalah agen penjual untuk menunjukkan kepada Anda bagaimana cara melepasnya kemudian berlatihlah sendiri.

Liner yang dapat dilepas dan dicuci. Setelah beberapa bulan penggunaan, bagian dalam helm motor Anda bisa saja kotor dan bau. Dengan liner yang dapat dilepas dan dicuci agar penampilannya lebih segar tentu adalah hal yang menguntungkan, bukan?

Ukuran pelindung pipi yang bervariasi. Meski banyak sekali merk, model dan ukuran helm motor tersedia  di pasaran, terkadang ada saja beberapa ukuran kepala yang terasa sulit untuk dimasukkan ke dalam helm motor. Oleh sebab itu, banyak pabrikan helm motor yang juga menawarkan berbagai ukuran pelindung pipi.

Sistem ventilasi. Salah satu kerugian dari desain helm full-face adalah rasa panas jika Anda  memakainya. Banyak desain helm motor terbaru memiliki sistem ventilasi udara yang bagus, bahkan pada cuaca panas sekalipun Anda dapat tetap memakainya tanpa harus berkeringat di wajah. Ventilasi yang ada di dekat visor juga sangat penting untuk menghindari terjadinya kabut.

Pengencang tali helm. Periksalah pengencang pada tali helm motor. Ikatkan tali helm motor pada  helm. Hal ini akan jauh lebih aman daripada tali helm motor Anda harus tergantung begitu saja dan terkepak-kepak mengenai leher Anda.

Ruang untuk kaca mata. Jika Anda memakai kaca mata, pastikan helm motor full-face Anda memiliki cukup ruang untuk mengakomodasinya.

Fitur-fitur ekstra. Beberapa helm motor menawarkan kelebihannya, seperti: kain yang telah terpasang pada helm guna melindungi Anda dari terpaan angin yang masuk ke bagian dalam helm motor, berguna saat cuaca dingin. Juga Anda mungkin berpikir soal ruang tambahan untuk memasang speaker untuk keperluan komunikasi pada saat melakukan touring atau sound sistem.

    Ingat, berkendaralah dengan aman dan sesuaikan batas kecepatan motor Anda.

    Bagi sebagian besar penggemar motor di Indonesia, memiliki motor gede (moge) seperti Harley-Davidson, Cagiva, MV Agusta, BMW, Aprilia atau lainnya, barangkali masih menjadi impian semata. Mengapa? Tak lain karena harga moge yang memang cukup mahal. Namun berapapun harga per unitnya, demi sebuah kenikmatan dan selera, bagi kalangan tertentu harga bukan masalah.

    Seberapa besar pasar untuk moge di Indonesia?

    Para pemain bisnis ini selalu memakai patokan angka satu persen dari populasi penduduk Indonesia adalah orang kaya. Mereka adalah target pasar potensial. Artinya, pasar mereka adalah dari golongan yang berkemampuan membeli moge sebanyak kurang lebih 22 juta orang.

    Pangsa pasar moge dalam negeri memang tidak besar karena jenis motor ini memang bukan favorit penduduk Indonesia. Sosoknya lebih mendukung untuk kegiatan hobi dan touring ketimbang operasional sehari-hari.

    Emosi

    Memiliki HD adalah tahapan tertinggi bagi pemilik dan penggemar motor. Ini tak lain karena merek HD yang memang telah mendunia dan terkenal khas. Bagi pecandu HD kehadiran ATPM cukup menyenangkan karena sekarang HD sudah dirakit sendiri di dalam negeri alias CKD (Completely Knock-Down).

    Model HD yang paling banyak digemari adalah model Sportster XL 883. Selain modis, macho dan ramping juga cocok dengan postur tubuh orang Indonesia. Harga pun terjangkau.

    Teknologi

    HD tak lagi mempertahankan konsep yang telah dianut sejak 1952. Terbukti untuk keluaran 2001, mereka telah meluncurkan tipe V-ROD VRSC. Yang paling menarik dari upaya HD adalah teknologi di dalam mesinnya, hampir semua berubah.

    Kapasitas silinder mesin ditingkatkan lagi. Walau tetap memakai dua silinder dan membentuk konfigurasi V, kapasitas mesin menjadi 1.230 cc. Itu merupakan hasil dari bore-up diameter silinder 98 mm menjadi 100 mm dan stroke 66 mm dibuat lebih panjang menjadi 72 mm.

    Motor ini dijuluki Revo, karena lebih maju. Teknologi mesinnya menggunakan dua poros kem (DOHC) yang dilengkapi masing-masing silinder dengan empat klep.

    Sistem pendinginan mesin juga terjadi revolusi, tak lagi mengandalkan udara seperti HD selama ini. Kini V-ROD menggunakan radiator. Dengan mesin yang selalu dingin, maka motor diklaim mampu menghasilkan tenaga 115 dk. Ini yang oleh penggemar HD disebut sebagai teknologi radikal karena mengaplikasikan sistem pendingin mesin.

    Ready Stock

    Cagiva terdiri atas tiga merek yakni Cagiva, MV Agusta, dan Husqvarna. Untuk Indonesia PT. Cagiva Indonesia yang kini berlokasi di Jalan Fatmawati itu, merupakan agen tunggal sekaligus menjadi country representative untuk kawasan Asia Tenggara.

    Kecuali model Stella 125R yang diproduksi di Thailand, semua model dan tipe unit lain didatangkan utuh dari Italia alias CBU (Completely Build Up). PT. Cagiva Indonesia tidak mau melakukan sistem inden bagi calon pembeli. Alhasil, setiap bulan mereka paling banyak mendatangkan sebanyak 50 unit. Itupun dalam sekejap langsung habis terjual.

    Kekhasan Cagiva dan telah terbukti adalah pada power. Bodi motor menyiratkan kesan kokoh, siap dipacu optimal. MV Agusta misalnya, dengan tampilan mirip motor balap GP500, motor dengan 750 cc ini bisa dipacu pada kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 1,3 detik. Harganya, jangan ditanya. Model F4s 1+1 dipatok pada harga Rp 290 juta (on the road).

    PT. Cagiva Indonesia menghadirkan beragam model dengan harga bervariasi, namun terjangkau. Dibandingkan HD, Cagiva lebih di bawah. Model Stella 115 cc misalnya bisa dibawa pulang dengan Rp 22,5 juta. Cagiva Mito 125 cc yang desainnya tak jauh dari motor balap GP500 harganya Rp 57 juta. Sedangkan Husqvarna SM 610S yang bodinya paling besar dari yang lain dipatok pada harga Rp 15 juta (on the road).

    HD Sportster XL 883 2004

    HD Sportster XL 883 2004

    HD VRSC V Rod 2005

    HD VRSC V Rod 2005

    Cagiva Mito 125 2007

    Cagiva Mito 125 2007

     

    January 2012
    M T W T F S S
    « Oct    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Pages

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.